Makna Dibalik Lagu Sempurna Milik Andra and the Backbone
Sebenarnya pas lihat bahan apa aja yang bisa diriviu. Jujur seneng bgd. Aku sebagai anggota jadi lebih banyak peluang memilih. Tentu saja ini memberi peluang imajinasiku. Secara masih perlu banyak umpan untuk memancingnya. Dan jauh-jauh hari juga aku sudah mempersiapkan apa yang hendak aku riviu. Tapi saat baru saja mau memulai. Kok aku jadi minder ya, kayak down gitu. Dan perasaan itu hinggap saat setelah ingat dari riviu-riviu yang sudah aku baca. Pertama buku, walau dulu juga meresume buku. Tetap saja tidak mengurangi esensi dari kata-kata yang disampaikan. Mulai dari pemilihan kata sampai mencampur aduk menjadi kalimat yang membuat pembaca jadi tertarik pada ceritanya. Sepertinya buku biasa pun bisa menjadi luar biasa. Terlebih buku yang diriviu memang bagus.
Termasuk riviu yang lainnya. Sungguh menggebrak terkait apa yang terjadi pada perkembangan dunia saat ini di era digital, piuh . Mengenal tempat walaupun tak pernah terbersit untuk membayangkan sebelumnya. Ada lagi peristiwa yang happening juga. Dan aku yakin riviu2 yang akan datang pasti tidak kalah hebat. Pandangan itu aku tarik dan simpulkan dari percakapan2 yang ada di grup. Sumpah, petjah bgd. Entah itu pandangan2nya, melek dunia mayanya. Jadi serasa aku paling kudet disini
. Tapi aku bersyukur menjadi bagian dari grup ini. Seperti terselamatkan. Hem, terlihat berlebihan
?. Lebih tepat beruntung kali ya. Key. Dan yang aku sukak, di sini, tak ada yang menggurui. Yang ada justru saling melengkapi. Mungkin tidak salah kalau grup ini disebut sebagai guru kehidupan. Semoga bermanfaat juga berkah. Aamiin
…
Ada berbagai macam cara ketika seseorang berusaha mencurahkan isi hati saat menyanjung atau memuji kehadirat Illahi. Bisa dari mendengarkan al-Qur’an, mendengar atau mengikuti ceramah, mendengarkan lagu religi dan bercurah puisi.
Dan pernahkah kita merasakan sesuatu, entah itu kenangan, khayalan, memori atau mungkin juga membawa pikiran pada pandangan tentang hal yang kita agungkan? Dan semua itu oleh karena lagu. Apakah semua orang digrup ini suka lagu?
Aku suka lagu. Hampir semua jenis musik aku suka. Di zaman modern ini musik religi juga bertengger di para penikmatnya. Entah dari kata-kata atau musiknya. Atau kebetulan pas dengan suasana hatinya. Apalagi lagu religi yang ada saat ini tidak hanya berupa nasyid, ada pop, akustik, hiphop sampai gambus. Seperti yang tengah ramai-ramainya. Pertanyaannya, apakah setiap lagu religi bisa membuai para pendengarnya? Bagaimana jika sebaliknya? Lalu bagaimana jika lagu diluar dari lagu religi dapat menjadikan seseorang terbuai atau teringat pada Penciptanya? Mungkin dari kalimat dilirik lagu bisa dipandang sebagai pujian untuk Sang Penciptanya. Sebagai bentuk kepasrahan kepada-Nya.
Dan salah satu orang yang merasakan seperti hal diatas itu adalah aku sendiri. Mungkin diantara yang lain ada yang merasakan seperti apa yang aku rasakan?
Awalnya suka, dari nada lagunya, so. Pernah beberapa kali jadi nada dering hape juga. Dan aku baru sadar ternyata perasaan suka itu tak berkurang. Bayangkan dong sejak dari SMA sampai sudah jadi ibu-ibu begini. 14 tahun loo bo . Saat mendengarkan dan mengikuti tiap baitnya. Maka, saat itulah aku tengah menikmati memuji yang bercampur beserta kepasrahan kepada-Nya. Intinya itu si. Bagaimana ya menggambarkannya? Jadi, jangankan membayangkan bagaimana Maha sempurnanya Dia. Membayangkan penciptaan-Nya apalagi how to, itu sudah tidak tergapai di tempurung, daya khayal juga. Pasrah, menikmati dengan berupa ucapan syukrulillah adalah apa yang bisa kita lakukan. Apa yang seharusnya kita lakukan malah.
Aku ngga tahu hukumnya boleh atau tidak dalam Islam saat menyanjung Pemilik Semesta melalui lagu yang pada dasarnya bersifat universal. Sopan atau tidak?. Kalau memang lebih baik jangan dengan cara seperti itu saat mengungkapkan perasaan berupa pujian terhadap Pemilik kita. Itu berarti harus restart terkait pandanganku tentang lagu sempurna. Tapi aku juga sempat bertanya kepada guru agama bahwa katanya selama isinya baik apalagi jelas ditujukannya atau domirnya ya sah-sah saja. Gitu.
Adapun alasan mengapa aku tujukan untuk menyanjung ya karena dari judulnya aja udah jelas sempurna. Kalaupun disandarkan pada manusia, menurutku yang sangat cocok untuk mewakili adalah Sang Rasul. Raja dari segala umat.
Sempurna adalah lagu dari band Andra and The Backbone yang rilis tahun 2007. Bahkan saat peluncurannya langsung boom. Nah, latar belakang pembuatan lagu sempurna ini, ditujukan kepada Tuhan. Itu menurut penuturan dari penciptanya yang mempunyai nama lengkap Andra Ramadhan seperti yang dilansir oleh http://www.beritasatu.com. Dia merasa sedang berdoa saat tengah menyanyikan lagu tersebut. Hanya yang berbeda berdo’anya di panggung dihadapan ragam dan banyak penonton.
Namun bagaimana caranya agar dapat berlaku universal jadinya ya seperti yang kita ketahui saat ini. Asal tahu saja, aku sendiri baru tahu barusan loo kalau lagu tersebut ditujukan kepada Tuhan. Itu setelah search dulu hihi .
Apalagi saat diarranggement ulang oleh penyanyi Gita Gutawa dan Erwin Gutawa Orchestra. Beuh, makin sukak aja. Tak berubah perasaanku. Sama-sama terenyuh. Padahal aku terhitung jarang menghafal lagu. Tapi untuk sempurna, aku sampai hafal tanpa teks hem, .
Oke, aku kasih tahu ya sedikit pandangan dari yang aku rasakan saat mendengarkan lagunya.
Bait 1 dan 2, gambaran tentang penciptaan baik itu manusia. Mulai dari berjalan, melihat, bernafas, bergerak, berperasaan, bentuk fisik yang indah tiada tara dan banyak lagi sampai tak terhitung. Maupun alam. Gunung yang menjulang, lautan yang tak tumpah, padahal para ahli sudah mengakui bahwa bumi itu bulat. Seperti penelitian yang dilakukan oleh Galilai Galilei. Langit yang terhampar menggantung. Kan tidak rasional. Tak ada kata yang lebih tepat tentang gambaran yang tak terbatas ini selain sempurna. Inipula yang diketahui sebagai adikodrati.
Bait 4 dan 5, 6, dst. Selemah2nya seorang hamba, tak berdaya, takkan mampu, takkan pernah bisa selain harus, hanya bergantung kepada Allah azza wa jalla. Bentuk kepasrahan, bentuk penyerahan. Walaupun, sering daripada hamba-hamba lupa kodrat sebagai seorang hamba. Termasuk pribadi.
Lagu : Sempurna
Pencipta : Andra Ramadhan
Pemilik Lagu : Andra and The Backbone
Tahun Liris : 2007
Label musik : GP Record. PT. Universal Indonesia
Review : Iis Suarsih Wihanda
============================================================
Cover Lagu

Posting Komentar